human - blog

Wednesday, December 29, 2004

• di penghujung tahun





"pernahkah kau berhenti dan merenung sejenak, di sela waktumu yang sibuk sesak? di permukaan mana kakimu menjejak? dan ke pelukan siapa kau kan berpulang kelak?"


manusia sudah tau, bahwa ia bukanlah penguasa alam semesta. teknologi canggih, ilmu setinggi bulan, tak lantas menjadikan manusia penakhluk kehidupan. sudah menjadi sebuah hukum alam yang menyatakan bahwa akan selalu ada sebuah kekuatan yang lebih besar, lebih dahsyat dari seluruh keajaiban yang bisa manusia ciptakan. manusia sudah tau itu.. ia tau..

aku percaya pada kekuatan alam semesta. aku mengagumi kemegahannya.
ketika ku berdiri di tepi laut, memandang samudra luas, mendongak ke arah langit lepas, membayangkan bumi yang kujejak dalam bentuk lengkungan kurva, adalah sebuah saat dimana aku merasa begitu kecil, bagai titik debu pasir... begitu pasrah... dalam ragaku yang tak seberapa.

aku kian percaya bahwa sesungguhnya alam bisa membaca jalan pikiran dan perasaan manusia. tanpa harus alam bicara dengan kata-kata, tanpa harus alam tersenyum manis dan berkata "mari... silahkan..." ketika manusia meminta isinya dengan sopan. ia juga tak akan berteriak bilang "JANGAAAANN..." ketika manusia melukai atau menyiksanya. tidak dia tak akan bicara, dia tak akan muntah kata... meskipun bukan berarti dia kan diam seribu 'bahasa' ketika manusia terbutakan oleh kuasa pongahnya

dalam duka, aku merenung di penghujung tahun... "apa yang kau semai, kau tuai" pepatah lama mengatakan.
dan kepongahan itu akhirnya turun dalam sapuan kemurkaan alam, pesta panjang itu sejenak bubar sesudah korban termintakan.
ragaku bersimpuh... pasrah, sukmaku mengiba ampun... memohon maaf,
diatas tanah yang kujejak, ke dalam pelukannyalah ku kan berpulang kelak...



"Selamat Tahun Baru aku ucapkan dalam putaran bumi yang masih kita huni dan kian menua ini. Semoga perayaan pergantian tahun nanti tak lantas membuat pongah itu membumbung kembali"


loucee said it on 7:42 AM




Tuesday, December 21, 2004

• pounds dan pounds



aku: selamat siang mas...
mas2: siang mbak...
aku: mau tukar uang, bisa?
mas2: oh boleh. mata uangnya apa mbak?
aku: pound sterling. berapa ya ratenya hari ini? (mengeluarkan lembaran 20 poundsterling dari dompet).
mas2: (meraih lembaran poundsterling yang baru kukeluarkan) hmm.. poundsterling hari ini..enam belas ri... OH? LHO? uang scotland ini ya mbak?
aku: uang scotland? emang scotland punya uang sendiri? kan scotland mata uangnya poundsterling juga lha wong satu negara kok sama inggris.
mas2: mmm.. iya sih, tapi uang kertas yang mbak punya ini keluaran Bank of Scotland.
aku: lalu? ada yang aneh? kalau saya mau belanja pake uang ini di London juga bisa dengan nilai yang sama pula.
mas2: mmm.. ya gimana ya.. mbak masih bisa tuker uang mbak sih disini. tapi ratenya lebih kecil dari GBP.

aku: GBP?
mas2: Great Britain Poundsterling
aku: lah mas ini aneh deh. scotland itu kan negara bagian dari Great Britain. jadi harusnya ratenya ya sama aja dong, biarpun keluaran Bank of Scotland.
mas2: wah kalo disini gak bisa gitu mbak. udah untung kita mau nerima poundsterlingnya Scotland. kaya money changer seberang.. mana mau tuh!
aku: *masih usaha* tapi mas, tetep aja harusnya ratenya ya sama dong. inggris sama scotland kan satu negara. mata uangnya juga sama-sama poundsterling. kalo orang scotland mau travelling juga tulisan negara di sampul paspornya 'United Kingdom' bukan Scotland!
mas2: ya gimana ya mbak.. disini memang begitu sih peraturannya. terserah mbak sih.

aku: *kesel berats* ya udah! kalo pake duit saya ini, ratenya jadi berapah?
mas2: mm.. hari ini ratenya 12.000
aku: HEHH????? yang boneng mas?? beda 4.000???
mas2: kalo disini memang begitu itungannya mbak
aku: sumpe lo, mas? emang siapa yang ngitung??
mas2: ehmm.. mm.... kalo itu saya kurang tau juga ya mbak. bukan saya yang nentuin. tapi bener deh mbak, di money changer lain belum tentu mau terima uang mbak...

aku bengong di depan si mas-mas yang kayanya agak sedikit merasa bersalah dengan kekesalan dan kebingunganku. mata uang yang sama tapi bedanya 4.000, jek! kalo tuker jelas rugi. tapi aku sedang BRB alias Butuh Rupiah Banget! otakku sibuk berhitung dan menimbang. dan meskipun jelas kesal dan gak rela setengah mati, akhirnya kukeluarkan juga 3 helai lembaran 20 'scottish pounds' dari dompet untuk ditukar.

*ajaib.... bener-bener peraturan yang super ajaib...


loucee said it on 2:53 PM




Thursday, December 16, 2004

• ketika dunia hanya diisi dengan perempuan



6 tahun aku menuntut ilmu di sebuah sekolah di bilangan pasar baru yang isinya perempuan melulu. seragam kami yang 'terkenal' adalah rok kotak-kotak hijau seperti taplak meja yang panjangnya mencapai 10cm di bawah lutut, kaos kaki putih panjang selutut, dan sepatu hitam ala kapal selam. kecuali yang rambutnya cuma sejumput, setiap hari rambut panjang kami harus dikuncir atau dibando. kalau ketahuan oleh guru, atau yang lebih parah lagi adalah suster kepala sekolah yang super pembunuh ('killer' maksutnya), maka tamatlah riwayat si murid. aku pernah dijambak dan diseret sang kepala sekolah sepanjang 5 meter di suatu pagi, gara-gara lupa bikin kuncir dan gak bawa karet pula!

sekolah perempuan itu memang terkenal disiplin dan dijaga oleh sepasukan guru-guru dan kepala sekolah yang tak pernah segan menghukum. dibentak itu biasa, dimarahi di depan umum pun juga biasa. sebabnya bisa macam-macam, dari yang standard macam terlambat datang, gak bikin PR dan ketahuan makan lemper di jam pelajaran, sampe yang agak-agak subjektif seperti tertawa cekakakan yang kelihatan terlalu gembira. sebab yang terkakhir ini pernah menimpa diriku. saat istirahat, seorang guru memergoki ku sedang tertawa cekakakan dengan mulut mangap lebar sambil terguling-guling di lantai. sialnya, teman-temanku yang sebelumnya juga cekikikan bareng gak bilang-bilang lagi kalo si guru killer itu ternyata sudah berdiri di belakangku sambil berkacak pinggang. alhasil, di bentaklah aku ini, "PEREMPUAN SUNDAL!! DIMANA SOPAN SANTUNMU!" begitu katanya.

sopan santun adalah sebuah benda yang 'absurd' saat itu. tidak.. kami tidak kurang ajar. tapi memang kami suka lupa dengan keberadaan makhluk berjenis kelamin lain. lha wong, memang ndak ada.. kecuali beberapa guru dan pesuruh sekolah. ketidaksopanan kami tercermin dalam beberapa hal. misalnya gaya duduk yang sembarangan yang posisinya membuat rok seragam kami tersingkap kemana-mana. gak peduli di kelas atau di lantai saat istirahat. gaya duduk yang diistilahkan dengan 'buka warung' ini memang menjadi pemandangan sehari-hari di sekolah. guru-guru pun sudah angkat tangan memperingatkan. dari satu generasi ke generasi berikutnya gak pernah ada perubahan. paling mereka hanya bisa wanti-wanti menjelang ujian Ebtanas, saat dimana guru-guru dari sekolah lain lah yang akan mengawasi jalannya ujian. jaga-jaga saja, supaya para pengawas asing itu tidak serangan jantung di kelas.

masalah buka bersama ini juga sebenarnya jadi sesuatu hal yang biasa. baik yang suka-rela (biasanya dilakukan habis kelas olah raga, saat harus ganti baju sama-sama di kelas) sampai yang 'buka-paksa' yang terjadi disaat keinginan iseng terbit. istilahnya adalah di-'bonga' yaitu melucuti pakaian seorang target, saat yang bersangkutan sudah dipegangi kaki dan tangannya. kadang korban meronta, kadang ia pasrah aja. biasanya kalo targetnya pasrah malah ditinggal, "basi.. ah! kurang perlawanan!" kata si penyerang, sementara si target akan terkekeh-kekeh karena serangan hari itu dapat digagalkan.

langkanya makhluk pria di sekolah sebenarnya membawa kesukacitaan dan kebetean tersendiri bagi kami. senang, karena kalo berangkat sekolah gak usah mikir urusan mempercantik diri. memakai bedak tipis saja sudah kemajuan. bad hair day atau mau ada jerawat asmara segede kacang atom bertengger di jidat juga gak malu, berhubung yang dikecengin juga gak ada di sekolah. meskipun kadang-kadang ya sedih juga sih.. naluri perempuan puber yang berhasrat memikat lawan jenis jadi agak terhambat untuk dilampiaskan. hakhakak.. saking hopelessnya, malah kalau kebetulan sedang ada murid laki-laki dari sekolah lain bertandang ke sekolah (biasanya jemput adik/ kakak, atau memang niat ngeceng aja), jadinya malah dijudesin, instead of dikejar-kejar terus ditomplok. di mulut bilang "iiih.. gak butuh!" padahal dalam hati sudah kebat-kebit, berbunga-bunga lengkap dengan kupu-kupu dan kumbang berterbangan.

kadang-kadang masalah gengsi ke lawan jenis ini akhirnya jadi suka merembet ke hal lain. dengan semangat Girl Power kaya spice girls yang berapi-api, mayoritas dari kami jadi sering merasa tak butuh laki-laki. toh saat sekolah semua-muanya bisa dikerjakan sendiri. kalau ada acara, dari ngangkat-ngangkat bangku sampe nukang, kami bisa kerjakan semua tanpa bantuan laki-laki. jadinya waktu aku punya pacar, dia suka tak marahin kalo menawarkan membawa barang belanjaanku, "emangnya gue gak kuat bawa 2 kantong plastik doang!" (<- aduuh.. kasian.. kalo dipikir lagi sekarang)

tapi itu masa sma. waktu akhirnya aku masuk kuliah, semangat Girl Power itu pelan-pelan harus disesuaikan. kebetulan aku kuliah di sebuah tempat dimana perempuan adalah kaum minoritas. sempat terkaget-kaget juga sih pindah lingkungan. seiring dengan perjalanan waktu, mata mulai terbuka bahwa ternyata ada 'kehidupan lain' di luar pagar bangunan kuno di jl.pos 2 itu. kehidupan yang tetap kaya dengan warna dimana perempuan dan laki-laki adalah 2 makhluk yang diciptakan dengan derajat yang sama, diberi peran yang berbeda dan sudah layak dan sepantasnyalah diantara mereka terjadi sebuah kerja sama.

*...sing penting seimbang, nduk!*


loucee said it on 11:55 AM




Saturday, December 11, 2004

• mau bilang...


... karena berkat kiriman sms anda semua, loucee.com akhirnya terpilih menjadi SITUS TERBAIK 2004-2005 kategori pribadi dan blog versi Komputeraktif semalam! *aduuhh.. ingin lompat-lompat!!*

ingin aku bilang "oh, sungguh tidak menyangka.." tapi takut dibilang klise.
ingin aku bilang "astaga.. ini benar-benar diluar dugaan.." tapi nanti dibilang gombal.
jadi lebih baik aku bilang apa yang benar-benar aku rasakan dihati sekarang... "ajegileeeeee.... GAK NYANGKAAAAAAAA!!!! masih tidak percayaaaaaaaa! ini bener-bener di luar dugaan sodara-sodara!!!!" hihihi..:)

"untung sepupu dan sodara lo banyak. makanya bisa menang!" kata kakakku lewat pesan sms sesaat setelah aku menyampaikan warta gembira ini. ah..ah.. dia memang benar sekali. dan predikat SITUS TERBAIK yang tersemat tak lalu menjamin loucee.com menjadi lebih baik dibanding ke-empat nominator lainnya (hay mon, jason, 15June, dan nyamok! selamat sekali lagi ya!). semua ini bisa terjadi kan berkat polling sms. dan kebetulan selain menghimbau pengunjung yang mampir dan teman-teman melalui friendster atau mailist, aku datang dari keluarga besar dengan jumlah sepupu dan sodara ratusan yang kemudian dengan suka rela mengkampanyekan voting situs ini ke teman-teman mereka juga (sisi positif KB yang belum beken di jaman eyang-eyangku dulu).

selain para sedulur dan semua yang telah berpartisipasi sumbang teks singkat, sekali lagi izinkan aku bilang makasih secara khusus ke-tiga sahabat yang ikut bertanggung jawab membidani lahirnya bayi pertamaku ini; sLesTa, untuk tumpangan rumah dan ilmu bloging nya (makasih udah nemenin dateng ya, shin),adisabeba untuk ilmu iris-iris gambar di imageready dan dreamwever (kemana aja dis? lama tak terdengar kabarnya), dan aprian dengan jurus pamungkas html nya (terima msg di ym gak, pri? tadinya mo tak ajak pergi juga lho kemaren).

terakhir, aku juga mau bilang terimakasih dan salut untuk semangat teman-teman dari pihak penyelanggara Komputeraktif. acara penganugerahannya lancar, mengalir, banyak makanan *hihi* dengan hiburan syurr.. eh.. menarik.. :)

terimakasih.. thankyou.. dan merci!
sampai jumpa tahun depan, dan JAYALAH SITUS INDONESIA DI MUKA BUMI!
*lompat-lompat sambil teriak "..horeeeeeeeee!!!"*


loucee said it on 6:18 AM




Tuesday, December 07, 2004

• sekali lagi bilang 'I do'

aku jarang menghadiri pesta pernikahan. dalam empat tahun terakhir ini, hanya tiga pernikahan yang pernah aku hadiri. satu di amerika, dan dua di indonesia. sehingga jujur saja, ketika harus mempersiapkan pesta pernikahanku sendiri, aku malah jadi sering bengong, berhubung gak punya banyak referensi.

"di indonesia, pesta pernikahan sekarang sudah seperti sebuah show." kata calon dekoratorku saat aku bertandang ke kantornya, "mereka biasanya suka memilih tema tertentu yang kemudian diaplikasikan pada keseluruhan elemen pesta, mulai dari dekorasi, acara sampai souvenirnya."

ya..ya.. aku manggut-manggut saja. kayanya sih gitu ya sekarang. waktu aku baru sampai pun, kakakku juga menyatakan hal yang sama saat menunjukkan beberapa majalah pernikahan lokal. beberapa yang kulihat di halamannya memang sangat alamakjan! ada yang bikin tema victorian dengan dekorasi ala kerajaan, ada yang menyulap ruangan pesta jadi taman bunga lengkap dengan kupu-kupu (palsu tentunya) beterbangan, ada yang bikin ala dongeng-dongeng 1001 malam, dsb.

"sekarang, kayanya udah gak jaman kalo pesta pernikahannya cuman dateng, makan dan salaman. itu sudah kuno! sekarang banyak tuan rumah ingin memberikan sesuatu yang lebih bagi para tamunya. sesuatu yang berkesan. salah satunya dari dekorasi yang unik dan berbeda" katanya lagi saat aku membolak-balik portfolionya.

sekali lagi aku manggut-manggut saja. beberapa hari sebelum bertemu dengan si calon dekorator ini, aku juga sempat datang ke gedung dimana pesta pernikahanku akan dilangsungkan kelak. kebetulan hari itu ada pesta pernikahan orang lain, dan aku sempat melihat-lihat dekorasi pestanya yang sungguh astaganaga bonar! ruangannya disulap menjadi kebun, lengkap dengan tembok-tembok daun. photo-photo pasangan pengantinnya pun dipajang disana-sini dalam berbagai macam ukuran, dari yang mini sampai yang segede gaban menutupi salah satu dinding ruangan. lalu ada pula 2 screen projector dan sekian buah plasma TV. pokonya saat itu, aku hanya bisa terbengong-bengong melihat dekorasinya, bukan hanya memikirkan biaya yang harus dikeluarkan si pengantin tapi lebih pada keabsurd-an dekor keseluruhan.

"memang mbak ingin dekorasi yang seperti apa?" katanya antusias, "kami bisa bikin apa saja. mbak ingin pelaminan ala jawa sampe timur tengah, kami bisa. mbak ingin bunga mawar, lily, atau tulip import, kami juga bisa menyediakan. mbak ingin ada air mancur, kolam teratai, atau bahkan padang pasir, kami juga sanggup. pokonya mbak tinggal bilang, kami pasti bisa bikin semuanya!"

aku menarik nafas.. sambil menutup portfolionya akhirnya aku berkata, "sejujurnya saya tidak tau ingin dekorasi seperti apa. saya hanya menginginkan sebuah pesta pernikahan yang intim, dimana tamu-tamu saya tidak merasa asing dengan sang pengantin maupun satu dengan yang lain. saya tidak menginginkan pesta pernikahan saya diingat orang karena bertaburan bunga tulip yang indah dan pasti import, atau karena disana ada kolam air mancur lengkap dengan ikan-ikan hidup berenang. impian saya adalah pesta pernikahan itu akan dikenang sebagai sebuah perayaan yang akrab dan menyenangkan, yang penuh kasih, dimana orang-orang bisa ikut tersenyum dengan tulus, merasakan kebahagiaan yang sedang saya dan suami rasakan."

di akhir kalimat itu, tiba-tiba saja semua jadi jelas buatku, meskipun si calon dekorator yang gantian jadi bengong sekarang.


loucee said it on 9:13 AM