human - blog

Friday, October 28, 2005

• i'm officially blind... i think...

saya adalah satu-satunya anak bapak & ibu yang harus menggunakan kacamata dari kecil. kebutuhan ini sudah dimulai sejak saya umur 7 tahun. salah saya juga sih, dari balita sudah hobi membaca sambil tiduran di tempat yang gelap pula. percuma ibu marah-marah setiap menemukan saya sedang PW di atas sofa atau tempat tidur, berbaring sambil menggenggam majalah BOBO. karena begitu ia pergi, ya saya kembali ke posisi semula.

sadar gak mempan dinasehati, ibu juga pernah 'nyekoki' saya dengan jus wortel untuk menyelamatkan anaknya dari kebutaan. salah satu masa paling kelam dalam hidup saya, karena saya sama sekali tidak suka sayur apalagi wortel. cair pulak! WUEEKS!! setiap kali disodori segelas jus wortel saya bisa mengeluarkan berbagai macam trik untuk menghindar. mulai dari teriak-teriak histeris seperti kesurupan, sampai dengan cara tenang; ngambil gelas, turun dari bangku, pura-pura minum, jalan terus ke kebun samping, dan "BYUR!" isi gelas saya tuang ke pot tanaman saat ibu lengah. *hikhik*


di kelas 2 SD saya mulai harus memakai kacamata minus 3/4 kiri-kanan. saya cuma betah memakainya beberapa bulan. setelah itu kacamata saya hilang. akibatnya saya jadi sering pusing di kelas. untung badan saya termasuk mini diantara teman-teman, jadi ibu guru selalu menempatkan tempat duduk saya paling jauh baris ke-2 dari depan.

kelas 1 SMP, saya pindah ke sekolah baru. waktu itu rasa pusing yang sudah bertahun-tahun saya tahan akibat gak pake kacamata, saya laporkan juga ke ibu. i just couldn't stand it anymore, dan ibu langsung membawa saya ke dokter mata. kali ini saya benar-benar harus pakai kacamata, minus 2 kiri-kanan. gak bisa ditawar. saya sebel banget! memang sih, pusingnya hilang. tapi kalau boleh milih, lebih baik saya gak usah pake kacamata. ribet! mengganggu! dan menurut saya, kacamata membuat wajah saya jadi terlihat tambah nerdy. padahal SMP kan lagi musim ngeceng! *pffftttt* jadi saya masih sering absen pake kacamata, terutama kalo lagi jalan-jalan bersama teman-teman. akibatnya kalo ada cowo cakep dan teman-teman langsung ribut membahas... saya cuma cengar-cengir doang. kagak keliatan bow!

tahun demi tahun, minus kacamata saya semakin bertambah. kelas 1 SMA minusnya mencapai 3,5 kiri-kanan. saat itu kacamata sudah tak mungkin saya tinggalkan. meskipun masih sebel! masih ribet! masih berasa nerdy! tapi ya harus saya pakai juga. bisa nabrak tiang kalo gak. untungnya, jaman itu sudah mulai ada teknologi bernama contact lens. jadi saya memohon pada ibu untuk membelikan sepasang contact lens saja. ibu tidak langsung memberi. tapi saya pantang mundur. dengan berbagai macam janji bahwa saya akan merawat contact lens dengan baik, gak jorok, gak seenaknya, de el el... akhirnya saya dibelikan. *good bye kacamata!*

sekarang minus saya sudah mencapai 6,5 kiri-kanan. dan saya curiga angka ini akan terus bertambah. apalagi sekarang saya tak bisa lepas dari melihat layar monitor. kata orang ini bisa bikin tambah parah. saya sudah mulai merasa gejalanya sih. waktu pulang ke jakarta tempo hari, saya kesulitan melihat saat nyetir mobil di malam hari. biarpun sudah pakai lampu besar, biarpun sudah melotot... tetap saja saya gak bisa melihat dengan jelas. entah apakah ini yang disebut rabun ayam? yang pasti saya jadi males nyetir di jakarta, selain karena faktor macet juga.

teman saya yang punya problem sama, sempat mengusulkan saya untuk menjalani operasi laser. dia, yang minusnya lebih parah sudah duluan operasi, dan katanya hasilnya cukup menggembirakan. selain gak perlu ribet lagi pake contact lens, dia juga bisa melihat dengan jelas di malam hari. dari penjelasannya, kelihatannya operasi laser cukup menjanjikan. tapi jujur... saya takut. pertama, takut habis itu gak bisa beli sepatu [operasi laser kan mahal, bo!], dan kedua... ya memang TAKUT ajee! mata diubek-ubek benda aneh? mending saya balik minum jus wortel, deeeh... :(


loucee said it on 1:56 AM




Tuesday, October 25, 2005

• penolakan, evolusi, dan lain lain

sebelumnya sorry dorry strawberry nih, kalo postingan ini akan terdengar sangat tidak penting dan meloncat-loncat kian kemari. saya sedang kesal! semua randezvouz saya dengan berbagai pihak minggu ini gagal total. kemarin seharusnya saya mulai masuk kelas bahasa perancis. sudah jauh-jauh ke ujung kulon, sampai disana kelasnya dibatalkan. gurunya sedang menghantar seorang murid kelas pagi yang keseleo kaki di kelas ke rumah sakit. agak heran juga sih... keseleo di kelas bahasa perancis? jangan-jangan akrobat juga termasuk dalam kurikulumnya?

lalu hari ini, sebagai pemegang carte de sejour yang masih fresh, seharusnya saya masuk kelas formation civique, yang akan memberi pencerahan kepada para imigran tentang siapa sih negara perancis itu? termasuk juga tips-tips untuk berintegrasi dengan sukses di sini. tapii.. sudah bangun sejak matahari belum nongol, sudah naik kereta dan jalan kaki dengan terkantuk-kantuk, sampai disana saya malah 'ditendang' keluar lagi. masalahnya, kelas hari ini hanya diperuntukkan buat mereka yang mengerti bahasa perancis. tidak ada penerjemah! dan cuma saya satu-satunya imigran yang gak ngerti bahasa planet! brengsek!

dan sekarang... gara-gara ditolak 2 kali, akhirnya saya jadi idle mode. untung ada friendster! *lho?* hihihi.. yah, begitulah... bermain friendster ternyata cukup lumajan menyembuhkan hati yang lelah. hari ini... masa saya menemukan guru SMA saya disana! wah, friendster memang heybat! saya langsung kirim message buat beliau. selang 2 jam sudah dapat balasannya. dia masih mengajar disana. dia juga masih ingat pernah mengajar saya, meski dia bilang... "wajahmu kok berubah banget ya, louc?"

wakk... saya jadi tertawa-tawa sendiri membacanya. dia bukan satu-satunya orang yang saya kenal dari masa lalu yang bilang begitu. tapi... meminjam kata-kata dian pisesa.. "aku masih seperti yang dulu" lho, pak! wajah terlihat berubah mungkin karena faktor rambut, atau umur, atau jerawat atau juga nasib. hikhik.. yang penting semangat dan cita-cita masih tetap sama, bukan?

dulu saya pernah menulis tentang evolusi gaya tanpa photo. nah, sekarang kebetulan beberapa photonya ketemu, jadi anda yang baru mengenal saya sekarang, bisa menilai sendiri sejauh apa evolusi wajah si mantan murid guru SMA saya tadi. selamat meneliti.. dan sorry yee... kalo gak penting! saya mau balik ke idle mode...


loucee said it on 9:48 PM




Saturday, October 22, 2005

• Bandung Indah Flaza, 9 tahun yang lalu...

pernahkah anda salah orang? i mean, pernahkah anda melihat seseorang di tempat umum dan menyangka bahwa sosok itu adalah orang yang sangat anda kenal, lalu dengan sok-akrabnya anda sapa kemudian?

SAYA PERNAH! dan kejadiannya sungguh amat memalukan, hingga sampai kini, 9 tahun berselang, saya masih bisa mengingat setiap detilnya.

alkisah, saya punya sahabat bernama bobby. dia teman kuliah di bandung. orangnya tinggi, besar, sedikit gundul, empuk dan menggemaskan seperti bantal. pokonya he's hard to miss. dilihat dari monas pake sedotan pun, dia akan tetap kelihatan.


~bobby dan saya, 1996~

suatu sore yang indah, saya, bobby dan 2 sahabat lainnya, endi trendi dan erfie tamala, jalan-jalan ke Bandung Indah Flaza selepas pulang kuliah. waktu itu kami semua sedang menjadi pecandu berat DING DONG! saya dengan puzzle bubble, endi dengan tembak-tembakannya, erfie dengan King of Fighters, dan bobby si pembalap formula 1. sayangnya, keempat game ini tidak tersedia di tempat main game yang sama di BIP. jadi, begitu sampai di sana, kami bertiga mengucapkan salam perpisahan kepada bobby yang mau jadi pembalap di lantai 2, sementara kami lanjut naik ke lantai 3.

dua jam puas bermain dan bergembira ria, kami bertiga turun lagi ke lantai 2 hendak menjemput bobby untuk pulang bersama. sampai di depan pintu, saya dan endi langsung masuk ke dalam sementara erfie yang hobi melamun memilih menunggu di luar sambil nontonin orang lewat.

area tempat main game itu tidak luas. dari kejauhan, saya bisa langsung melihat sosok bantal besarnya bobby sedang duduk manis di kursi pembalap formula 1. posisinya membelakangi arah datang saya. dan kelihatan sedang asyik betul dengan permainannya.

"hmm.. lucu juga nih kalo gue kerjain!" naluri iseng saya berkata.... hihi :). pelan tapi pasti... saya berjingkat-jingkat seperti kelinci yang mendekati mangsanya. satuuuuuuu... duaaaaaaa... dan 'HAP!' tanpa ragu saya tutup langsung matanya dengan kedua tangan ....

"EEEH..EHHH....EEEEHHHH..... SIAPA NIIIHHHHH??? aahh gilaaa... gue udah mo menang tauuuu!! WOOOOYYYYYY!!!!!" teriaknya panik.

saya masih cekikikan ditahan. kedua tangan saya masih dengan erat menutup matanya. but.. for some reason, i smell something was not right. suara bobby kok agak beda ya? perlahan saya melepas tangan, berjalan 1 langkah ke samping bobby yang masih konsentrasi penuh ke layar. sedetik kemudian, dia nengok saya, dan saya nengok dia...... *glek*.... orang itu bukan bobby...




*mammamia*




tersadar bahwa baru saja terjadi adegan nista dengan orang yang sama sekali tak dikenal, saya pun langsung ngibrit ke luar. erfie tamala masih asyik melamun disana. dan saya yang masih panik... malu... panik.. dan kalo bisa langsung operasi plastik... cuma bisa tergagap-gagap.. sama sekali gak bisa ngomong apa-apa!

as if that wasn't embarrassing enough.... dalam perjuangan saya merangkai kata untuk menceritakan aib barusan ke erfie, dari jauh saya bisa melihat dalam gerakan slow motion.... sahabatku endi yang malang.... berjalan ke tempat bobby jadi-jadian..... duduk disampingnya..... merangkul dengan mesra... daaaan.... berbisik-bisik di kupingnya!!!!

ohmydragon....... saya cuma bisa menutup mata. selama sekian detik mulut saya hanya bisa komat-kamit berdoa. tapi belum sempat doa itu terselesaikan.. saya keburu melihat endi trendi meloncat seperti pegas dari duduknya, ngibrit keluar sambil berteriak-teriak dengan panik... "ITU BUKAN BOBBY!!! ITU BUKAN BOBBYYY!!!!!"

"LARIIIIIIIIIIIIIII!!!!!!" teriak saya tak kalah hebohnya sambil menarik tangan erfie yang masih bengong. terengah-engah, kami bertiga ngibrit sekenceng-kencengnya!!

sumpah, saya gak akan bisa lupa dengan hari sial itu. dan untung sampai hari ini saya gak pernah ketemu lagi dengan bobby jadi-jadian yang menyesatkan penglihatan. later on, kami bertiga akhirnya menemukan bobby yang asli, masih di lantai yang sama, sedang memilih-milih baju di toko dengan centilnya *coba yeee!!!* waktu kami menceritakan tentang insiden memalukan itu, dia cuma menanggapi tanpa merasa bersalah.... "oh.. iya memang. tadi liat juga tuh orangnya. mirippp yaaaa??? jarang-jarang tuh ada orang yang mirip gue!"

*hhmppfftt!!*


loucee said it on 2:52 PM




Thursday, October 20, 2005

• "sudah hamil belum?"

mailis teman-teman sekelas SMA saya sedang ramai. topik paling mutakhir disana adalah menjamurnya kaum hamilawati alias ibu-ibu hamil di antara kami. beberapa diantaranya melangsungkan pernikahan tak lama setelah saya menikah. sehingga komentar-komentar iseng seperti... "kapan nih nyusul?" dari para hamilawati atau malah.. "wah, kita tersusul!!" dari kaum non-hamilawati yang memiliki jiwa kompetisi tinggi jadi ikut muncul di akhir email.

saya sendiri, ketika membaca email-email tersebut cuma bisa menggumam.. 'emang balap karung? hamil kok susul menyusul. kalo hamil ya hamil ajee... kalo belum ya masa tiba-tiba harus jadi panik karena tersusul teman-teman?'
tapi saya gak bilang gitu sih di email. balasan saya cukup singkat, padat, aman dan terkendali... "selamat yaaaa... semoga kalian menikmati masa kehamilan ini, dan kelak menjadi ibu yang baik..." sambil tak lupa menyematkan icon senyum yang banyak... :) :) :) sebagai ekspresi suka cita.

para pengantin baru manapun pasti tau. bahwa tak lama setelah menikah, pertanyaan susulan "sudah hamil belum?" pasti akan terlontar dari orang-orang. ya wajar-wajar aja sih. namanya juga habis nikah. masa mo nanya udah bisa berenang atau belum? kan gak nyambung. cuma yang bagi saya jadi cukup melelahkan kemudian adalah... pertanyaan sudah hamil apa belum ini sering banget ditanyakan!! mau temen SMA kek, temen SD kek, sodara, tante-tante, tetangga, hansip... sepertinya semua orang berkonspirasi untuk ramai-ramai bertanya... "SUDAH HAMIL BELOOOMMM??" kepada saya, si pihak pengantin perempuan. padahal yaa.. kalo dipikir lebih lanjut, kehamilan pada manusia normal kan terjadi akibat adanya kerja sama yang baik dan benar diantara kedua belah pihak, kecuali hemaphrodite. tapi sampai saat ini, gak pernah tuh saya dengar ada yang nanya langsung ke suami saya, "sudah menghamili istri belum?" ckckckck.... sungguh tidak adil!

sepanjang ingatan saya yang pendek ini, rekor pertanyaan "sudah hamil belum?" yang paling cepat dilontarkan, dipegang oleh salah satu tante saya yang dengan gegap gempitanya bertanya pada 3 HARI setelah perkawinan kami berlangsung! buset deh! pengantennya aja belom selesai foreplay, tantenya udah gak sabar mo nimang cucu. saya sampai pusying... gak tau harus jawab apa. dan sebenernya gak ngefek juga sih untuk menjawab dengan jujur, karena si tante udah keburu nyerocos, "jangan ditunda-tunda lhoooo!! nanti malah susah punya anak... gak usah KB segalaaa... langsung sajaaa... mumpung usia masih kepala dua.... dan lain sebagainya.."

ya.. ya.. yaa... saya ngerti tante. sebagai wanita normal, saya tentu juga menginginkan bisa langsung tekdung tralala. apalah gunanya menikah kalo tidak untuk beranak pinak membangun keluarga. tapi hamil kan bukan cuma masalah keberhasilan sperma ketemu telor, lalu menjadi embrio dan kemudian menjadi anak yang kami miliki. sebaliknya, anak itu sebenarnya tak akan pernah jadi hak milik karena ia adalah titipan dari Sang Pencipta Kehidupan. kalau memang sampai saat ini kami berdua belum diberi kepercayaan untuk menjaga titipan berharga ini, ya itu memang berarti masih menjadi kehendakNya. kami santai saja, sambil terus berusaha. when it comes... it comes!

in the mean time, biarkan kami 'mengaduk adonan' dengan hati tenang dan tak terburu-buru seperti sedang mengejar setoran. proses pengadukan ini harus dilakukan dengan hati-hati lho... supaya ngembangnya bagus. mohon diingat, bahwa menggangu orang memasak itu sangat berbahaya. kalau sampe gosong memang orang lain yang mau ganti bahan bakunya? gak mungkin kaaann?? makanya... sabar saja ya... kalau sudah mateng pasti akan kami beritahu dengan pengumuman yang lebih gegap gempita!!




~salam manis dari koki berdua~


loucee said it on 2:00 PM




Monday, October 17, 2005

• antara 'ep' dan 'pe'

dalam sebuah kunjungan ke KBRI, saya bertemu dengan seorang mbak-mbak super ramah yang baru saja tiba di paris. dia orang jawa yang lama tinggal di jakarta. ibu dari 1 anak laki-laki yang lucu dan istri dari seorang pria perancis yang sempat tinggal lama di indonesia. kami pun bercakap-cakap...

saya: kapan sampai mbak?
dia: sebulan yang lalu. mbak kapan?
saya: baru bulan july kemarin. disini tinggal di mana mbak?
dia: itu.. di daerah... mm.. aduh saya lupa namanya. tapi stopan metronya namanya FRANKLIN.
saya: oh.. ya... ya.. saya tau. mbak udah jalan2 kemana aja?
dia: wah, di paris sih belum kemana-mana ya mbak. tapi kemaren saya sempet main-main ke rumah mertua di selatan perancis.
saya: wahh.. asik dong! saya malah belum sempet tuh nengok mertua.
dia: iya! asik banget mbak!! kita ke sana naik TE JE PE!
saya: naik apa?
dia: TE JE PE!! itu looo mbaaakk.... kereta api super cepatnya perancis!
saya: heh? ehmm.. kereta api super cep... OOOOOOOOOOOO .... ya...ya... yang itu... ya.. ya...

hampir saja saya pingsan berdiri karena tak sanggup membendung tawa yang tertahan di perut. sudah lama saya tak mendengar orang indonesia yang bermasalah dalam melafalkan huruf 'F' atau 'V' jadi 'ep' atau 'pe'. terakhir kuping saya mendengar pelafalan seperti ini mungkin waktu masih kuliah di bandung.

saya tak tau, mengapa banyak orang indonesia [terutama mereka yang saya temui di bandung] punya masalah dalam menyebut huruf 'F' dan 'V.' saya kira ini bukan karena mereka tidak bisa menyebut ke dua huruf ini dengan benar. buktinya pada contoh kasus si mbak tadi, dia sukses menyebut 'FRANKLIN' pake 'F', bukan 'ep' untuk stasiun metro, tapi gagal menyebut 'TE JE VE' pake 'V' untuk kereta cepat perancis yang tertulis TGV. bagi saya ini sungguh menjadi misteri.

kecadelan macam ini tentunya gak bisa disamakan dengan cadel yang di derita oleh mereka yang tidak bisa melafalkan huruf 'R'. karena kalo yang ini jelassss... lidah penderita mempunyai masalah untuk membuat gerakan bergetar. sehingga salah satu penyembuhannya bisa melalui cara melatih si lidah menyebut berulang-ulang kata sandi "ular melingkar-lingkar di atas pagar semak belukar.. dst." sementara untuk menyembuhkan kebingungan menyebut huruf 'F' atau 'V'? nah.. itu saya kurang tau. karena masalahnya bukan pada ketidakmampuan gigi atas beradu dengan bibir bawah untuk menghasilkan bunyi desis.. "fffffffffffffffff..." kan?

di bandung banyak sekali contoh kasus kebingungan seperti ini. ibu kos saya dulu setiap habis belanja dari BIP selalu laporan ke anak-anak kos, "tante tadi habis dari BE I VE!! ke Yogya supermarket beli PITAMIN C!" atau... contoh kasus lebih parah yang dialami seorang teman yang mau beli trafo di pasar balubur...

teman: ada trafo step up, pak?
penjual: naon dek?
teman: trafo step up.
penjual: trafoo...??? OOOOOO... nyak.. nyak... TRAPO STEF AF, nyak? kalo itu mah.... ayaaaaaaaa!!! ;)


loucee said it on 12:40 PM




Thursday, October 13, 2005

• a new stripper just born

carte de sejour [karena susah dibaca, untuk selanjutnya akan saya beri nama baru... kartu bujur]. jika menikah dengan warga negara amerika membuat anda berhak untuk dapet greencard, maka menikah dengan warga negara perancis akan membuat anda berhak untuk mendapat kartu bujur.

rumitkah prosesnya? tentu saja! ingat... sistem administrasi perancis menganut faham situ pusing dulu, sini baru senang. maka kartu bujur pun hanya dapat diperoleh setelah melalui proses panjang, 7 keliling berputar-putar, hingga minum paramex pun tak akan mempan. jadi yo.. wis... pasrah saja. gak usah dipikirin. nikmati prosesnya, dan jalankan setiap langkah dengan hati lapang.

salah satu tahap yang harus dijalani untuk mendapatkan kartu bujur adalah Visite Medicale alias tes kesehatan. layaknya pemilik peternakan yang ingin memastikan bahwa calon ternak yang mau diadopsi terbebas dari virus mematikan, pemerintah perancis juga ingin memastikan bahwa mereka gak ketambahan penduduk yang sakit. baik raga maupun jiwanya. [<-- berat nih yang terakhir...]. oleh karena itu, dua hari yang lalu, saya... sebagai hewan ternak, eh.. calon penerima kartu bujur pun melangkahkan kaki ke tempat yang ditunjuk untuk memastikan bahwa saya adalah makhluk import berkategori 'A' yang manis, sehat sentosa, sakti mandraguna, tidak suka melakukan hal-hal yang memalukan, maupun yang merugikan nama baik bangsa dan negara perancis.


OMI alias Office Des Migrations Internationales adalah nama tempat tesnya. ke sanalah saya pergi, berdua dengan mbak penerjemah yang sudah berbaik hati bersedia menggantikan suami yang harus pulang ke rumah orang tuanya di selatan perancis untuk urusan keluarga yang tak dapat ditunda. kantor dan para staffnya sendiri sangat menyenangkan. gak horor atau dipenuhi muke-muke pelit senyum minta digampar seperti kantor imigrasi new york yang pernah saya datangi. disini, begitu datang malah langsung disuguhi teh manis, kopi panas dan biskuit gratis dari para staff nya yang ramah. what a nice surprise... dan saya pun langsung senang, merasa diterima dengan tangan terbuka instead of diperlakukan sebagai imigran yang berpotensi memiliki penyakit menular.

semua berjalan lancar di awal. para calon penerima kartu bujur hari itu dikumpulkan di sebuah ruangan, diberi pengarahan dalam bahasa perancis [yang tentu saja tak saya ketahui artinya kalau tidak dibantu mbak penerjemah], lalu diwawancara secara terpisah untuk cek informasi pribadi, sampai kemudian... waktu untuk memeriksa kesehatan yang dimaksud tiba... cerita jadi berubah. *jejejejenggg.....*

problem ditandai dengan tidak diperkenankannya mbak penerjemah mendampingi saya di ruang pemeriksaan. so, i went there alone. begitu tiba, petugas berpakaian putih langsung menanyai saya dengan bahasa planet. tentu saya bengong. salah satu dari mereka akhirnya menarik tangan saya, dan memberi isyarat untuk mengikutinya dengan jari telunjuk. saya ikut saja. sampai di sebuah ruangan, mereka mulai ngajak bicara saya lagi dengan bahasa planet. saya cengengesan. salah satu dari mereka akhirnya meraih tas yang saya bawa, melepas jaket yang saya kenakan, dan kemudian menggeret saya ke sebuah alat penimbang berat badan. ooooooooo..... ternyata mau ditimbang. petugas mencatat, dan sebelum dia menggeret-geret saya lagi seperti sapi perah, saya langsung meloncat dengan lincah ke alat pengukur tinggi badan di samping. haha... :) 5 detik kemudian, saya didorong lagi keluar ruangan....

*ehmm... ok... sekarang gue bingung*

dalam posisi nanggung, donowatudu... secepat kilat, tiba-tiba datang lagi seorang petugas berpakaian putih, menarik tangan saya dan memberi isyarat untuk ikut.
sampai di depan sebuah pintu, dia membuka, mendorong saya ke dalam ruangan kecil dibalik pintu, berbicara dalam bahasa planet, dan "BRAK!" pintu ditutup. meninggalkan saya sendiri, terbengong-bengong di ruangan seukuran 1x1 meter tersebut.

ehmm... ok... barusan saya disuruh apa ya? apakah saya disuruh berkontemplasi menyesali nasib saya yang tidak bisa bahasa perancis? saya lalu mendesiliki ruang kontemplasi tersebut. pintunya ada dua. yang barusan saya lewati, dan satu lagi terletak persis dihadapannya. lalu, ada 1 benda, berbentuk seperti gantungan baju di samping pintu tsb. hhmmm.... apakah ini tempat ganti baju untuk pasien? kalo iya.. baju gantinya kok gak dikasih?

dalam proses penyelidikan, meraba-raba dinding ruangan sambil mencari tombol rahasia, tiba-tiba... "CEKLEK!" pintu yang ke-2 terbuka. sebuah kepala pria berumur 30-an berbaju putih menyembul dari balik pintu, mengejutkan saya yang sampai melompat mundur sambil refleks teriak.... "ALAMAKJAAAAAAANNNN!!!" sumpah kaget mampus!!! si pak dokter yang melihat saya terkaget-kaget bukannya minta maaf, malah mulai berbicara lagi dalam bahasa planet, dan... "BRAK!" sedetik kemudian, pintunya ditutup lagiii!!

duh biyung, aku bingung. ini permainan opo to yooo... petak umpet? kalo iya.. mbok yoo.. gambreng duluuuu... biar jelas gitu lho, siapa yang jaga.

dalam kebingungan yang menusuk kalbu, saya akhirnya memaksa otak untuk berpikir. okeh... ada gantungan baju. ruangan ini pasti untuk ganti baju. tapi tidak terdapat baju ganti. hmm.. tadi, waktu pak dokter siluman itu membuka pintu, saya bisa melihat ruangan disebelah sana gelap. AHA!!.... mungkin saya mau di x-ray. jadi sekarang maksudnya pasti saya disuruh buka baju. haha!! :) bak peserta kuis yang kesenengan karena bisa menjawab soal, saya pun mulai membuka baju...

... lapisan pertama: sweater... terlepas. menyisakan kaos hitam saya yang masih dikenakan. hmm... perlu lepas kaos gak ya?

belum selesai saya berpikir, pintu tiba-tiba dibuka lagi. pak dokter siluman muncul, melihat saya berdiri bengong masih pake kaos, dia lalu mulai meracau-racau lagi dalam bahasa planet sambil menunjuk kaos. dan.. "BRAK!" pintu ditutup.

hmmm... oke deh... berarti kaosnya harus dibuka kale. saya pun membuka lapisan kedua: kaos. menyisakan lapisan terakhir yang saya kenakan hari itu.. bra! kalo yang ini, gak mungkin dilepas dong yaaa?? haha... now i'm ready. mana tuh dokter siluman, sinih... biar gantian gue kagetin, pasang pose kuda nil nguap, begitu dia buka pintu.

belum sempet saya menjelma jadi kuda nil, tiba-tiba pintu terbuka lagi. kali ini terbuka lebaarrr... gak cuma ngintip. pak dokter yang melihat saya berdiri dengan jeans dan kutang ternyata langsung geleng-geleng. mukanya terlihat tidak senang. tanpa ba bi bu, dia menarik saya masuk ke dalam ruangan yang besar, gelap dan ternyata memang ada alat x-ray nya. dia menyuruh saya berdiri di sebuah spot, lalu meninggalkan saya sejenak untuk menyiapkan alat.

okeh... sampai pada tahap ini, saya pikir saya bisa langsung berpose. ternyata tidak. pak dokter siluman malah menghampiri saya, menatap lurus-lurus dengan galak, sambil menunjuk kutang yang saya kenakan.

saya? bingung...!! ini maksudnya apa? masa sih gue disuruh buka kutang? x-ray doang gitu loh!

melihat saya malah menatap dia balik, secepat kilat, dokter siluman langsung berjalan ke belakang saya... daaaaaaaannnnn.... mulai menarik-narik pengait kutanggg...

"WAIIIIIIITTTTTTTTTTTTTT!!!!!!!!" saya pun teriak sekenceng-kencengnya sambil melompat 2 langkah ke samping.
dokter siluman melihat saya dengan pandangan tak senang.
"there's NO WAYYYY... i'm gonna strip for this x-ray!!!!!" mata saya melotot segede-gedenya.
"mais, OUI madame!!! bla..bla..bla..blii..bli...bli...bliii.... "
"are you CRAZYYYY????? no.. no.. no.. no... no.... NOOOOOOOO!!!!" saya mulai panik.
"oui! oui! oui! oui! oui! OUIII!!!!" dokter siluman malah melipat tangan dan menatap saya tajam.

selama sekian detik kami saling bertatapan. saya melotot seperti burung hantu, dia tajem kaya golok. matelah awak! hati saya bergejolak... antara tidak siap mental harus topless di depan seorang laki-laki yang belom pernah saya lihat sebelumnya, daaannn.... kebutuhan lulus tes kesehatan untuk dapet kartu bujur. SINTING!!!

"soo??" tanya si dokter masih dengan tatapan golok.
saya menarik napas.... tak ada pilihan lain. jika saya ingin memiliki status yang sah untuk tinggal di negeri ini, i will have to pull it off. stripping sekalipun. di depan pak dokter siluman, yang tadi udah ngaget-ngagetin. dengan lunglai seperti baru kalah perang, akhirnya saya meraih pengait kawat di punggung. dokter siluman terlihat lega. ia mulai memencet tombol-tombol mesin x-ray, menatap saya dari balik tempat control... dan..

"JEGREK!"

.... Bienvenue en France!! *sigh*


loucee said it on 7:46 PM




Monday, October 10, 2005

• NEWSFLASH: Undang-Undang Ajaib!!

punya pacar? daaannn... Warga Negara Asing? jika anda serius dengan hubungan anda berdua. saya sarankan SEGERALAH MENIKAH kalo tak ingin pacar anda bangkrut!!


ya.. ya... berita diatas bukan dagelan. pemerintah indonesia baru saja mengusulkan undang-undang baru ini. belum gol! baru usulan. tapi perut saya langsung mules waktu membaca. antara ingin nangis dan ketawa. saya tau indonesia banyak hutangnya, tapi ya masa sih, sampe se-desperate itu untuk nyari duit. memangnya, setiap londo yang mau menikah dengan wanita indonesia itu pasti tajir? saya jadi curiga.. jangan-jangan yang bikin undang-undang ini mantan pedagang souvenir di malioboro yang memang sering nggetok bule dengan harga asal!

heran...
mo nikah aja kok dibikin susah. tanpa ada undang-undang aneh ini saja, menikah dengan warga negara asing di kampung halaman itu gak gampang. prosesnya sudah njelimet. dokumennya segunung. makan waktu berbulan-bulan. dan kalau yang bikin undang-undang bilang bahwa tujuan membayar 500 Juta Rupiah ke negara adalah untuk melindungi kepentingan wanita indonesia sendiri.... alalalalalaaaaa.... BULLSH*T!!!! mau melindungi kok caranya dengan minta duit. wis koyo preman wae.... *sigh*


loucee said it on 11:49 AM




Saturday, October 08, 2005

• ledek-ledekan oyyy.... senggol-senggolan...

mereka yang tinggal di eropa pasti tau bahwa meledek antar bangsa yang terletak di benua ini adalah sebuah hal biasa. beberapa yang sering saya dengar... orang perancis dibilang malas mandi dan bau keju, orang jerman itu kaku, orang inggris leluconnya garing, orang itali banyak omong dan hobi ngaret, orang swiss itu keterlaluan dalam soal kebersihan, orang spanyol gemar pesta dan tukang tidur, orang irlandia adalah pemabuk, dan orang scotland itu pelit. yang jarang saya denger itu adalah ledekan tentang orang belanda [modjo, atau sepupu saya mungkin bisa bantu?], dan juga orang-orang skandinavia [mbak rini nih kali yang tau...]



namun meski ledekannya kadang-kadang suka nyelekit, mereka ya tenang-tenang saja gitu lho. no.. biggie! tidak ada yang perlu tersinggung. kalaupun sampe iya, yaa.. deal with it. karena memang gak ada yang bisa dilakukan berhubung ledekan ini sudah jadi tradisi turun-menurun. malah kalo tersinggung berlebihan jadi diketawain sama teman sebangsanya yang sama-sama diledek. "gitu aja sewot!" kali yee...

as far as i know, ledekan-ledekan macam begini sepertinya jarang terjadi di negara-negara asia. setidaknya diantara bangsa-bangsa asia tenggara, tak pernah terdengar si orang singapore dibilang begitu, malaysia begene, filipina begono, brunei, thailand, etc.. etc... apakah ini semua dikarenakeun orang asia tidak suka meledek? ya.. ngga juga to ya.. setidaknya ledek-meledek yang terjadi antar suku di indonesia itu kan sering banget. tapi antara bangsa indonesia dan bangsa lain... nah, itu lain cerita... tapi sebenernya ADA!

ada 2 yang saya tau pasti sering dilakukan. satu, meledek orang cina [<-- tapi saya gak akan bahas ini, karena kebanyakan ledekan-ledekan yang dialamatkan untuk teman-teman kita orang cina itu akhirnya malah jadi sering gak lucu, menyinggung dan gak asik], sementara yang ke-dua adalah meledek orang india.

sebelumnya saya minta maaf kalo diantara pembaca ternyata ada yang keturunan india atau masih sodara-an sama raam punjabi. ini tidak bermaksud menyinggung siapa-siapa lho ya... saya cuma memaparkan ledekan-ledekan tentang orang india yang sering saya dengar. kebanyakan sih akhirnya jadi sering membuat saya terpingkal. misalnya orang india itu suka plin-plan, karena biar bibir bilang 'setuju', kepalanya tetap geleng-geleng. atau yang paling terkenal adalah orang india itu langsung jago bernyanyi dan goyang pinggul setiap liat pohon dan tiang. selebihnya mungkin masih ada. tapi buat saya, 2 ledekan inilah yang paling saya ingat karena kocak. bahkan mendengar lagu india pun juga sudah cukup membuat saya senyum-senyum sendiri menahan ketawa sambil membayangkan. gak percaya? dengar saja potongan lagu berikut, kalo sampai gagal membuat anda tersenyum, mungkin anda perlu segera main-main ke pasar baru, bawa portable stereo dan sebatang tiang untuk membuktikan. :)

~twinkle-twinkle little star oleh penyanyi india, dikirim oleh sobat diki, mantan bintang film india~


loucee said it on 8:30 PM




Friday, October 07, 2005

le cadeau dari yang tersayang...

ulang tahun adalah sebuah perayaan tentang hidup. ia tidak harus disyukuri secara besar-besaran dengan hadiah berlimpah. atau hingar-bingar musik disko dan martini [<- ini sudah lewat masanya ya, mbak yu...]. buat saya hari itu adalah saat paling tepat untuk mensyukuri perjalanan saya sebagai seorang anak, adik, kakak, sahabat.. dan tambahannya untuk tahun ini adalah... istri orang.

adalah seorang laurent dambies, suami juga pemuda paling ganteng di dunia setelah brad pitt, yang mengusulkan untuk membahagiakan istrinya yang baru menambah umur dengan cara yang hanya bisa dilakukan di kota paris. tadinya ia ingin mengajak saya makan malam sambil menikmati pertunjukan cabaret moulin rouge. tapi begitu melihat harganya yang berkisar antara 140 € - 170 € / orang *kwak waww* ... malah saya yang langsung jadi ciut. lagipula setelah dipikir-pikir... makan malam sambil mantengi cewe-cewe topless menari-nari di atas panggung? ah, gue juga bisa bikin sendiri di rumah yang gak kalah dahsyat! *ihik*

berdasarkan pencerahan yang di dapat dari google, suami akhirnya memutuskan untuk mengajak saya romantic dinner saja. terdengar membosankan? tentu tidak! karena romantic dinner ini akan dilakukan di sebuah bateau mouche atau kapal yang berlayar pelan di sungai seine yang membelah kota paris. oui.. oui... perut saya langsung semriwing begitu diberi tahu rencananya.



~ boleh sambil denger La Vie En Rose supaya bacanya lebih berasa~


Le Capitaine Fracasse... demikian nama kapal / restaurant yang menjadi tempat perayaan hari ulang tahun saya. berangkat tepat pada jam 20.30 dari dekat jembatan Pont de Bir Hakeim yang terletak tak jauh dari Tour Eiffel, pelayaran sambil menikmati makan malam tsb menghabiskan waktu selama 2 jam penuh di sepanjang sungai seine.

makanannya sendiri tergolong lumajan nikmat. i mean.. di perancis jarang ada tempat yang menjual makanan yang menurut saya gak enak. so... as expected, menu yang terdiri dari berbagai macam makanan pembuka [keju, foie gras, salmon, etc], confit de canard atau bebek panggang sebagai makanan utama, dan 3 macam hidangan pencuci mulut [tiramisu, krim buah dan apple pie], cukup sudah membuat perut saya hampir menyerah, meski siangnya saya gak makan sama sekali dengan pertimbangan 'ogah rugi!' huehuehee...





yang paling mengesankan dari makan malam ini tentu saja bukan menunya, tapi pemandangan di luar kapal yang sungguh-sungguh membuat saya menahan napas. sepanjang acara, obrolan mesra diantara kami berdua jadi sering terhenti karena keindahan lampu-lampu yang bersinar dari kapal lain yang sedang berlayar di samping kami, juga bangunan antik yang berdiri dengan indahnya di pinggir sungai seine. termasuk menara Eiffel sebagai primadonanya.

di akhir makan malam, suami ternyata sudah menyiapkan kejutan lain. berkonspirasi dengan pihak restoran, lampu kapal tiba-tiba digelapkan, lagu happy birthday kemudian menggelegar, dan seorang pelayan membawa kue ulang tahun lengkap dengan lilin dan kembang api ke meja kami. seluruh tamu yang hadir pun ikut bernyanyi. membuat muka saya merah padam dan tak sanggup menahan deras keringat dari ubun-ubun. dua tanda signifikan bahwa saya sedang nervous mampus! salah tingkah ditonton satu restoran.





selesai potong kue ulang tahun dan menikmati rasa stroberinya yang sangat lezaatt... kami berdua memutuskan untuk naik ke dek kapal. disana pemandangannya lebih.... oh la la.. lagi. seriously... cowo sekadal apapun, kalo dibawa kencan berdua kesini, saya jamin si perempuan pasti langsung termehe-mehe tak berdaya. aura romantisnya tak terkatakan. suami saya, yang untungnya bukan kadal, langsung tak tahan untuk membidik pemandangan yang terhampar di depan mata. meninggalkan istrinya yang malah asyik nontoni beberapa pasangan di sekitar kami yang lagi sibuk ciuman. ;)

still... tadi malam adalah sebuah perayaan ulang tahun yang tak akan terlupakan. it was just... perfect. dan saya tak bisa berhenti bersyukur sambil tersenyum hingga postingan ini saya ketik. merci beaucoup pour mon cheri yang sudah membuat malam terindah di paris untuk istrinya. c'a été une année merveilleuse avec toi. je t'aime sayang... je t'aime...


loucee said it on 1:10 AM




Wednesday, October 05, 2005

• versi dua

1 tahun dan 7 bulan lewat sudah, sejak saya mulai menyiarkan tulisan-tulisan gak penting yang diwakili oleh icon gadis imut berkuncir yang bertengger dengan inosen di pojok layar komputer anda. hari ini... atas nama rasa bosan, tiba saatnya untuk bersalin rupa.

sengaja saya pilih hari ini sebagai hadiah untuk diri sendiri yang tepat jam 12 malam tadi, baru saja merayakan pertambahan usia menjadi sedikiiiiitttt.... lebih tua. berapa angkanya... itu tidak penting. karena saya selalu berumur 17 tahun di hati. ABG matang as i prefer to consider my self... *tiiwww... tiwwww* :)

secara visual, blog ini mungkin tak mengalami perubahan yang terlalu drastis. saya masih menyukai tampilan yang simpel dan bersih dengan halaman putih yang menyimpan banyak ruang untuk bernafas. hanya warna dan gaya illustrasi yang kemudian menjadikan blog ini layak untuk menyandang judul loucee.com versi ke-2. sisanya tak perlu dibahas. esensi dan semangat blog ini tetap setia pada format aslinya [yang sebenernya gak 'berat' kaya posting hari kemarin... hihihi]

gadis berkuncir yang dieksekusi dengan gaya geometris saya ciptakan ketika masih tinggal di new york city. sampai saat ini saya masih mencintainya. tapi angin visual paris ternyata berpengaruh pada sensor artistik saya. memaksa wajah bulatnya untuk lengser selama-lamanya. tergantikan illustrasi gadis yang sedang asyik membaca di samping jendela apartemennya.

paris adalah kota dimana bentuk organik tumbuh dengan subur di setiap sudutnya. disini bukan rimba dimana seseorang bisa tersesat dalam hutan beton wall street yang kaku, atau terseret arus visual layar digital times square dengan warna-warni RGB. c'est paris! the most romantic place on earth. tempat dimana modernitas yang simple berdampingan mesra dengan keanggunan detail dari jaman renaissance. lumrah jika saya menjadi terinspirasi untuk menggeser sedikit gaya visual yang geometris tadi untuk membiarkannya lebih lepas dan bebas dalam coretan sketsa illustrasi. bagai berpetualang melewati jalan baru, perjalanan visual ini sungguh amat mengasyikan meski tangan saya gempor berhari-hari pegang mouse.

secara struktural, versi ke-2 ini juga masih dibangun di atas fondasi yang sama. dua bagian besar: graphic designer yang lebih mengkhususkan isinya sebagai tempat pamer karya, dan bagian human sebagai tempat cuap-cuap si oknum tukang pamer tadi.. ;) beberapa bagian saya putuskan untuk dihapus saja. diantaranya halaman resume yang dulu dipasang untuk menarik para calon employer, dan halaman link yang akhirnya menjelma jadi side bar. selebihnya masih idem. termasuk juga bagian scribbles yang sejak bulan maret tak pernah saya update tapi akan saya usahakan untuk lebih rajin lagi diisi setelah ini. isinya kemungkinan besar akan saya geser sedikit menjadi tempat berbagi info SINGKAT tentang hal-hal yang berkaitan dengan desain dan fotografi kalo kebetulan ketemu.

akhir kata... saya tetap sangat gembira dengan perubahan tampilan ini, meski sempat feel blue ketika mengucapkan salam perpisahan dengan gadis berkuncir satu. yang pasti, beberapa bagian akan terus mengalami bongkar pasang dan tambal sulam dalam hari-hari mendatang. yang belum lengkap juga masih harus ditambah supaya lekas tuntas. mohon dimaafkan atas ketidaknyamanan ini. saya dan seorang sahabat merangkap programmer jenius yang tercinta [sending you tons of bisous dan 2 liter kopi panas untukmu... aprian my dear...] akan terus membenahi yang perlu dibenahi. selebihnya, ijinkan saya mengucapkan... selamat menikmati wajah baru loucee.com versi ke-2!


loucee said it on 12:34 AM




Tuesday, October 04, 2005

• pasangan beda hari

seorang sahabat mengirim email singkat namun sarat air mata. jalinan kasih selama 4 tahun lebih bersama pacarnya yang baik hati, ganteng dan tidak sombong, terpaksa berakhir dengan tiba-tiba. sebabnya klise... namun prinsipil. mereka berdua memiliki hari ibadah yang berbeda. dan oleh karena itu, orang tua sang pacar tak dapat memberi restu bagi keduanya untuk melangkah ke jenjang berikutnya, unless ia pindah hari berdoa.

terus terang saya cukup terkejut ketika membaca email itu. karena mereka adalah salah satu pasangan paling serasi, paling damai dan paling harmonis yang pernah saya kenal. toh, tetap hanya saya katakan 'cukup terkejut' karena dari sejak saat dimana mereka memutuskan untuk pacaran, saya tau pasti bahwa dengan kondisi dari pasangan yang sama-sama kuat memeluk kepercayaan masing-masing ini, pada akhirnya mereka tak bisa lari dari masalah 'bom waktu' perbedaan hari ibadah. it was just a matter of time. dan sayangnya, waktu yang tersedia untuk mereka telah habis kemarin, tanpa pernah memberi kesempatan pada berbagai pihak untuk mengalah, berkompromi atau sekedar berpikir ulang.

saya tak pernah menentang hubungan atau perkawinan antar pemeluk kepercayaan yang berbeda. apalagi jika kedua belah pihak yang menjalani hubungan itu ternyata santai-santai saja dan yang terpenting adalah... bahagia! banyak juga pasangan lain yang saya tau persis berhasil mengatasi masalah perbedaan hari ibadah ini dengan sukses, tanpa ada salah satu pihak yang menjadi tertekan karena tuntutan dari pihak lain. it's all about choices. dan apapun pilihannya, sesulit atau semudah apapun jalannya, you better stick to the road you chose with all the consequences that are followed.

saya sendiri dari dulu jarang sekali terlibat hubungan asmara dengan pria beda hari ibadah. saya pikir ini bisa terjadi bukan karena saya adalah pemeluk kuat agama saya sendiri [God knows.. kapan gue terakhir ngisi absen di rumahNya], tapi lebih karena alasan praktis yang kurang penting. salah satunya misalnya semua pacar saya harus bisa diajak kencan, makan sepiring berdua di rumah makan Kenanga, atau Lapo Siagian secara saya adalah penggemar berat hidangan sapi pendek alias oink-oink. kalau satu syarat ini saja bisa dipenuhi, agama apapun yang dimilikinya, pria tersebut sudah dipastikan lolos seleksi tahap pertama.

tapi.. itu ya saya, yang lebih memilih alasan praktis dan simple-simple saja. beruntung pada akhirnya saya mendapatkan jodoh yang se-agama [meski boleh dikatakan agama ktp, karena sesungguhnya ia memeluk kepercayaan 'Googleism' alias percaya pada pencerahan yang didapat dari search engine 'Google' ketimbang wangsit dari Kitab Suci]. sementara beberapa teman lain yang pernah curhat, memilih untuk mendapatkan pasangan sealiran dengan alasan yang lebih dalam. seperti ingin bisa beribadah bareng, entah puasa atau shalat bersama atau ke gereja di hari minggu berdua. dan mungkin juga alasan supaya nanti-nanti gak ribet memutuskan mau mendidik anak-anak dengan kepercayaan ayah atau ibunya, dll.

for sure, setiap orang punya pertimbangan masing-masing dalam memilih pasangan. termasuk hari ibadahnya. namun saya tetap menyayangkan jika kisah kasih sepasang manusia terpaksa bubar karena perbedaan ini. saya pikir tujuan awal agama diciptakan juga bukan untuk memecah belah manusia, apalagi memisahkan mereka yang saling mencintai. it's sad... tapi terjadi.

all i can say in the end.... terutama untuk sahabatku tersayang...
please jangan terlalu lama bersedih hati. remember what the old proverb says... jodoh itu tak akan lari kemana. jika memang sudah takdirnya, hari apapun ibadahnya, seberat apapun cobaannya, if it's meant to be... dia pasti akan menemukan jalannya...


loucee said it on 12:19 AM