Friday, February 24, 2006
• a precious moment!

kata orang benda bulat ini mengandung formalin, sementara kata suami 'soup from the street vendor' ini akan membuat saya sakit typhus. tapi saya tidak peduli... inilah salah satu tujuan utama saya pulang kampung! menjadi penikmat setia bakso Blok S dengan atau tanpa restu...
*oh.. heaven...* ;P
loucee said it on 6:12 PM
Thursday, February 23, 2006
• naturally happy
'sibuk' adalah sebuah kata yang paling tepat untuk menggambarkan keadaan saya semenjak menginjakkan kaki di kampung halaman. mulai dari sibuk meeting dengan klien dan team kerja yang selama ini cuma bisa saya temui melalui email, sibuk berkumpul dan bercerita dengan teman-teman lama termasuk para mantan pacar dan gebetan... ;), sibuk membiasakan diri untuk tidak deg-degan saat nyetir mobil di jakarta tanpa sim [ho oh! sim saya sudah almarhum], sampai sibuk memanjakan lidah dengan penganan nusantara [yes.. yess.. saya sudah melampiaskan hasrat makan baso Blok S tempo hari sampai basah kuyup keringetan!.. nyam.. nyam...].
tapi sibuk bukan berarti saya tidak menikmati perjalanan yang memiliki misi utama untuk berlibur ini. sebaliknya saya amat sangat menghayati setiap detik kesibukan yang terjadi disini. aneh? rasanya tidak juga... karena sebenar-benarnya, hidup saya selama setahun terakhir ini sendiri sudah seperti orang yang dipaksa liburan [padahal gak kepengen2 amat] ...berpindah-pindah tempat sambil menggeret isi rumah, melihat pemandangan baru yang senantiasa berganti setiap 6 bulan, juga menyapa wajah teman-teman baru yang datang dan pergi.... it's been quite a ride...
adalah rasa nyaman yang kembali menyeruak di hati saya sejak berada disini. and it surely feels.... amazing. hampir seminggu berlalu sudah, tapi tidak ada sedikitpun rasa sebal yang mengganggu hati dan pikiran. padahal kata orang [dan kata saya dulu], jakarta itu paling jagoan dalam membuat orang kesal. apalagi buat tipe perempuan yang gampang 'korslet' dan moody seperti saya, seharusnya jakarta bisa membuat saya langsung jadi teroris bahenol, penebar aroma neraka disini dong, yak?!.. *hikhikhik* ;P
but.. no.... it doesn't happen. sejauh ini, saya selalu berada dalam mood euphoria di segala suasana. kena macet saya bernyanyi-nyanyi membuat konser tunggal dalam mobil... [padahal biasanya puastiii.. nguamuk], digangguin abang-abang iseng di pinggir jalan saya tersenyum... [kalau dulu mereka saya sambit pake samurai], rambut jadi keriting gara-gara humid saya cengengesan [terpikir untuk bonding... tapi.. gak ah! kriting juga asyik!], ditakut-takutin orang dengan cerita serem tentang naik taxi saya cengar-cengir sambil kedip-kedip... [sampe orang yang cerita jadi napsu sendiri.. "seriussssss iniiiiiiii!"]
ya.. ya.. ya... saya memang sedang sangat bahagia. meskipun jauh dari suami, teteuupp... keping hati yang hilang selama ini, hanya bisa saya temukan kembali disini. tak ada rasa lain yang sanggup melebihi rasa nyaman berada di kampung halaman sendiri. tanpa perlu mengulum permen, inilah yang namanya 'rumah manis rumah' alias... 'home sweet home...' :)
hello from jakarta!
loucee said it on 8:59 PM
Thursday, February 09, 2006
• pulang
tiket perjalanan sudah ditangan. seminggu lagi.. yak seminggu lagi... saya akan tiba di tanah air. suami tak saya ajak serta karena ia tak dapat cuti, bukan karena saya malas membawa bule ke tanah kelahiran... ;)
sejak meninggalkan kampung halaman, setiap tahun selalu saya sempatkan untuk pulang. ini sudah menjadi ritual yang wajib dilakukan dan tak dapat ditawar. saya sendiri memandang pulang kampung sebagai waktu yang paling tepat untuk me-recharge diri. bersentuhan kembali dengan segala elemen yang telah membesarkan dan membentuk saya menjadi seperti sekarang adalah sebuah cara paling mujarab untuk me-reset pikiran juga mental.
tak kurang dari 6 minggu akan saya habiskan di kota kelahiran tercinta. mungkin akan diselingi ke pulau tetangga sebentar untuk menengok kakak saya yang sedang merantau. sisanya... anda tak akan mendapati saya berada jauh dari monas dan sekitarnya.
so, until the next posting... saya pamit sejenak dari dunia maya. ada setoran yang harus saya kejar sebelum pulang, selain juga menyelenggarakan kursus privat memasak dan mengurus rumah untuk suami yang akan saya telantarkan... :)
see you in jakarta!
loucee said it on 12:34 PM
Thursday, February 02, 2006
• ketika pacar anda seorang pria bule... [sebuah curhat akbar!]
lagi-lagi cerita tentang pasangan beda warna kulit. sahabat lama saya yang tinggal di jakarta baru punya gandengan. seorang expat asal a'mrik yang ia kenal melalui saudaranya. ini pengalaman pertamanya punya gandengan bule. hatinya tentu sedang berbunga-bunga. tapi, dibalik rasa kasmaran yang sedang melanda, ia juga sempat bercerita dengan jujur ke saya... tentang 'rasa tak nyaman' itu saat menggandeng pria bule di jakarta raya.
"gue suka jadi parno sendiri, louc kalo lagi jalan sama dia..." ketiknya di kanal yahoo messenger... "orang-orang kok suka ngeliatin ya kalo kita lagi berdua. both of us... sama-sama diliatin. gue merasa seperti sedang di-judge. efeknya gue jadi sering gak tenang kalo mau jalan. dari pilihan baju, cara gue dandan, sampe venue tempat ketemuannya pasti gue pikirin banget. gue seneng banget louc, jalan sama dia. he's truly a very nice man... but on the other hand... gue stress juga..."
oh.. dear...
sebagai seorang wanita indonesia yang pernah membawa suami bulenya pulang kampung, saya sangat amat mengerti kegundahannya. siapa bilang punya pacar/suami bule di jakarta itu gampang? kota ini bisa menjadi tempat yang sangat tidak nyaman untuk pasangan beda bangsa [baca: wanita indonesia dan pria kulit putih]. like it or not, saya tetap harus mengatakan bahwa people there do judge us... the mix-racial couple.
mereka yang tidak pernah jalan sama bule di jakarta mungkin tidak akan pernah memahami sepenuhnya postingan ini. entah berapa kali saya merasa di-judge oleh tatapan orang-orang di sekitar saat membawa suami jalan-jalan di jakarta. ada yang terang-terangan melihat kami dari ujung kepala sampe jempol, lebih banyak lagi yang curi-curi pandang. tadinya... dengan positive thinking attitude, saya menyangka bahwa penyebab kami bisa diliatin orang-orang seperti itu adalah karena kami berdua memang pada dasarnya keren *plak!*.. :) tapi, ternyata 'kekerenan' itu tidak ngikut kalo saya sedang jalan sendiri atau dengan teman pria indonesia, yang paling ganteng sekalipun. sehingga... gak ada, tuh yang ngeliatin saya dari ujung rambut sampe kelingking. herann....
so... what do people judge?
mungkin apa yang akan saya tulis berikut tidak akan terlalu nyaman untuk dibaca. but i have to say it anyway because this naked awful truth is truly happened in the town. *tarik napas*... berdasarkan pengalaman pribadi maupun teman-teman senasib, para wanita indonesia yang jalan dengan bule sering disangka..1) ayam semesta, 2) mantan pembantu, dan yang ke-3) penganut sex bebas.
typically, sangkaan pertama akan sangat mudah dialamatkan jika si wanita indonesia memakai baju yang agak terbuka alias pamer kulit. teman saya pernah bercerita waktu dia naik taxi berdua dengan suami bulenya dari rumah ke mal. dia tinggal di a'mrik, sampe di jakarta yang panas tentu lebih memilih jalan-jalan pake tanktop. anda tau, apa yang si supir taxi bilang ketika mereka masuk taxinya? begini... "mbak, siang-siang sexy amat? mbak lagi kerja ya?"
tadinya teman saya gak ngeh dengan istilah 'kerja' dari pak supir taxi. tapi begitu sadar, merah padamlah mukanya menahan angkara murka.
ini bukan kejadian yang cuma terdengar sekali. saya berkali-kali-kali mendengar kejadian mirip-mirip dari banyak teman. dituduh oleh supir taxi, penjual souvenir, resepsionis hotel, juga orang-orang sok tau lainnya. saya sendiri belum pernah dituduh secara terang-terangan seperti ini. namun, saya yakin... jika si teman yang pake tanktop tadi naik taxi berdua dengan seorang pria indonesia, kemungkinan si supir taxi membuat komentar iseng seperti itu akan amat.. sangat.. kecil sekali. pemandangan cewe pake tanktop di jakarta itu biasa, kaann?? tapi kombinasi cewe ber-tanktop dengan pria pendamping bule? hmmm.... bisa jadi lain situasinya.
orang-orang disekitar saya sendiri sering mengingatkan saya waktu pulang kampung bareng suami tempo hari. yang diingatkan adalah untuk selalu berpakaian sopan atau setidaknya membawa jaket/cardigan kalau sedang pergi berdua pake tanktop. sebuah peringatan yang menurut saya amat sangat lucu kalau mengingat tujuan utamanya [ditambah kenyataan bahwa pada dasarnya saya jarang pake busana yang anonoh biarpun jakarta itu PANAS!! tolong deh...].
sangkaan kedua, timbul atas dasar anggapan bahwa pria bule umumnya menyukai wanita indonesia yang eksotik. apakah definisi eksotik? orang yang sopan akan menjawab... "yang tampangnya indonesia banget, mungkin berkulit hitam manis." sementara yang kurang ajar akan menjawab singkat... "yang kaya pembokat." saya tidak bermaksud memandang rendah kaum pembantu rumah tangga. karena pembokat juga manusia yang punya martabat. tapi jujur deh... saya, juga anda pasti pernah kan bercanda / saling meledek sesama teman dengan melibatkan topik ke'pembokat'an? [<---- duh bahasanya membingungkan, tapi saya yakin anda cukup pintar untuk mengerti maksudnya].
cerita seorang pria bule yang mengawini mantan PRT nya sudah amat sering kita dengar. sehingga ketika melihat pasangan bule-indonesia di tempat umum, dimana si wanitanya terlihat agak dekil sedikit, ada kemungkinan besar orang-orang yang melihat akan mengerutkan kening. saya dan anda sama-sama tau apa yang menyebabkan kening mereka berkerut. coba kalo si wanita agak dekil itu jalan dengan pria indonesia, mungkin prasangka itu tak pernah muncul. atau paling banter akan cuma disangka dia buru-buru berangkat dari rumah sampai lupa pake bedak dan lipstik.
sangkaan yang ketiga, adalah sangkaan yang menurut saya paling konyol. pacar bule = sex bebas. jangan disangka cuma generasi uzur saja yang punya pikiran seperti ini. suatu hari saya pernah mau menjodohkan teman bule dengan teman indonesia yang saya tau pasti masih perawan ting-ting. tadinya teman indonesia saya itu semangat sekali untuk mengakhiri periode jomblo peraknya dengan mas bule. tapi belum sempat saya mengenalkan mereka, tiba-tiba dia menolak dengan alasan, "gue belum siap, louc. i don't think i'm ready to do the sex thingy." hiyaaaaa.... pernyatannya cukup membuat saya hampir pingsan berdiri. lagu 'tidak semua lelaki'-nya basofi sudirman mungkin paling tepat untuk didendangkan saat itu. karena percayalah... tidak semua lelaki bule yang ingin jadi pacar anda punya niat utama membawa anda langsung ke tempat tidur! plis deh... saya tau banget para wanita indonesia yang masih perawan saat menikahi pacar bulenya. it's a matter of choice, and i know some bule men who really respect their indonesian girlfriends for this belief. mengapa harus mengasosiasikan pacar bule dengan sex bebas? gak perlu pacaran dengan pria bule, dengan pria indonesia juga banyak yang langsung kejadian tho?? hare genee...
hmmppff... maafkan saya kalau jadi berapi-api nulis postingan ini... :(
tapi sekali lagi, apa yang saya utarakan diatas bukan sulap, bukan sihir, bukan isapan jempol apalagi kelingking. it is the awful truth yang sudah saya ketahui dari dulu, dan tak akan saya tunda-tunda lagi untuk dipaparkan di blog saya sendiri.
saya sangat bisa bersimpati dengan situasi yang dihadapi sahabat saya, wanita baik-baik dan berbudi pekerti luhur yang sedang punya pacar bule di jakarta itu. saya sendiri saat ini sudah sampai tahap kebal-mukibal-egepeweweee-go-to-hell-people! besides, saya masih memiliki harapan sangat besar bahwa tidak semua makhluk di jakarta itu punya pikiran sempit dan gemar men-judge kami. masih banyak yang berpikiran terbuka yang mudah-mudahan... salah satunya adalah anda.
*salam dua jari.. alias piss yo!*
loucee said it on 11:45 PM




ARCHIVES
- February 2004
- March 2004
- April 2004
- May 2004
- June 2004
- July 2004
- August 2004
- September 2004
- October 2004
- November 2004
- December 2004
- January 2005
- February 2005
- March 2005
- April 2005
- May 2005
- June 2005
- July 2005
- August 2005
- September 2005
- October 2005
- November 2005
- December 2005
- January 2006
- February 2006
- March 2006
- April 2006
- May 2006
- June 2006
- July 2006
- August 2006
- September 2006
- October 2006
- November 2006
- December 2006
- January 2007
- February 2007
- March 2007
- April 2007
- May 2007
- August 2007


